
Bagi sebagian orang waktu senggang adalah kesempatan untuk melakukan hobi yang disukai. Saat sedang kerja, kuliah, sekolah, pasti kamu jadi tidak bisa menyempatkan diri untuk melakukan hobi kamu sukai. Iya kan?
Waktu adalah uang (Time is Money kata sebagian orang). Karena itu, selain dimanfaatkan untuk melakukan hobi yang kamu sukai, akan lebih bermanfaat jika hobi yang kamu jalani itu bisa menghasilkan uang.
Memangnya bisa menjadikan hobi sebagai pekerjaan? Bisa banget.
Hobi Fotografi

Yaitu hobi yang tidak terikat waktu dimana hobi fotografi adalah salah satu hobi yang bisa dilakukan kapanpun dimanapun sejak para vendor mengeluarkan smartphone yang dibekali kemampuan kamera yang bagus.
Jika kebetulan kamu jalan-jalan ke tempat yang memiliki view menarik dan kebetulan menghasilkan foto yang bagus, jangan sungkan untuk disertakan dalam lomba foto.
Dan lagi, jika kamu memiliki kemampuan fotografi mumpuni, bisa loh coba buka jasa foto pernikahan atau dokumentasi dengan bantuan kamera DSLR.
“Karena cowok yang kemana-mana ngalungin kamera DSLR itu seksi”
Seksi dokumentasi.. hehe.
Perkembangan teknologi dalam fotografi saat ini semakin pesat. Bagaimana tidak? Kini hampir setiap orang memiliki kamera, misalnya pada smartphone mereka.
Dengan demikian, bagi Anda yang mencintai fotografi kini tidak perlu merogoh kocek dalam-dalam untuk menyalurkan hobi tersebut. Sudah banyak beredar kamera dengan kualitas baik dan harga yang bersahabat.
Nah, daripada hasil-hasil jepretan kamera Anda hanya dibiarkan menumpuk di hard disk atau media sosial, lebih baik Anda memaksimalkan hobi tersebut. Misalnya, dengan menjual foto tersebut ke situs fotografi yang memberikan sejumlah uang sebagai gantinya.
1. EyeEm https://play.google.com/store/apps/details?id=com.baseapp.eyeem
EyeEm Market adalah salah satu tempat untuk menjual foto hasil jepretan anda. Banyak orang yang telah sukses dalam menjalaninya. Namun tak jarang juga orang yang belum pernah menjual sebuah foto pun di market satu ini. Banyak orang yang tiba-tiba berhenti lantaran karya fotonya tak kunjung laku. Padahal, untuk dapat menghasilkan dollar dalam bidang ini, diperlukan karya foto yang tak kalah banyak.
Bagi yang belum tahu, Eyeem Market ini adalah satu dari banyaknya tempat dimana anda dapat menjual hasil foto yang anda tangkap menggunakan kamera. EyeEm Market ini bisa dengan gratis di unduh di store ponsel masing-masing.
Kelebihan dari EyeEm Market ini adalah jika foto yang di hasilkan memiliki standart kualitas yang tinggi, hasil tangkapan foto kita tidak hanya akan di pasarkan di Eyeem Market. Tapi bisa di pasarkan di pihak ke tiga seperti Getty Images dan partner lainnya. Namun, untuk bisa di pasarkan ke tempat yang lebih luas kriteria foto yang di hasilkan juga harus memenuhi standart.
Menelusuri beberapa orang yang rutin perbulan menghasilkan uang dari fotonya, jumlah foto karya mereka terbilang sangat banyak. Rata-rata kisaran foto mereka upload di EyeEm market ini sekitar 300-1000 buah. Hasil foto yang mereka hasilkan juga tidak main-main. Mereka sangat memilih foto mana saja yang memiliki kesempatan untuk terjual cepat dan mahal tentunya.

Namun tak jarang juga, beberapa foto yang terjual hanyalah merupakan foto-foto yang bisa dibilang standart saja. Salah satunya adalah foto seperti lumut, pasir dan sebagainya yang hanya di potret menggunakan kamera ponsel saja. Menurut saya, feeling dari seorang photographer tentang foto yang mereka ambil untuk di jual sangat menentukan disini. Mereka bisa tahu mencari market pasar tentang foto-foto apa saja yang bisa memiliki potensi untuk dibeli.
Untuk memulai hobi yang bisa menghasilkan sedikit uang ini, diperlukan konsisten dan kualitas dari seorang photographer dalam menjualnya. Konsisten dalam artian kita harus terus memotret hasil karya yang dapat di jual dalam jumlah banyak untuk di pasarkan di EyeEm Market. Bisnis ini membutuhkan waktu yang cukup lama sampai bisa menjual 1 buah foto pertama.
Rata-rata dari orang yang telah bermain bisnis ini, mereka membutuhkan kurang lebih 4-5 bulan untuk berhasil menjual foto pertamanya. Jadi, saran dari saya tetaplah terus konsisten dalam mengambil foto-foto untuk di upload di Eyeem market ini. Jangan cepat bosan lalu berhenti. Lanjutkan saja terus dan anggap kita hanya membagikan foto-foto yang dihasilkan agar dapat di nikmati dan di lihat oleh orang-orang dari seluruh penjuru dunia.
Berinteraksilah di akun EyeEm Market, seperti follow akun pengguna lain, like dan komentar foto hasil foto orang jika di nilai fotonya bagus. Tanggapilah jika ada orang yang follow atau berkomentar di hasil foto akun anda. Jadikanlah EyeEm Market ini sebagai sosial media untuk membagikan momen-momen menarik pada orang-orang. Foto apa yang menurut anda menarik untuk dishare di eyeem market ini. Jangan lupa tetap perhatikan foto yang di upload agar berpotensi jika sewaktu-waktu ada yang tertarik untuk membelinya.
Tentunya kualitas dari sebuah foto juga dibutuhkan disini. Jangan hanya main asal foto tanpa melihat bagus tidaknya sebuah foto. Salah satu faktor yang perlu diperhatikan dalam kualitas foto antara lain, foto yang di ambil jangan blur atau tidak fokus, foto kurang cahaya, foto beresolusi rendah dan lain sebagainya.
Jadikanlah hobi ini tetap menjadi hobi. Jangan terpaku
karena hanya untuk mencari uang. Nikmati prosesnya agar tidak terasa bosan.
Lihatlah hasil foto para photographer yang telah berhasil menjual foto-fotonya.
Pelajari hasil fotonya untuk meningkatkan kualitas kita sendiri. Bergabunglah
di forum-forum sejenis untuk menambah pengetahuan dalam mengambil foto yang
berkualitas tinggi.
Jika semua telah dilakukan, peminat yang akan datang sendiri untuk membeli
karya foto kita, dan yang terpenting dari semuanya adalah sukai bidang ini agar
tidak terasa jenuh. Eksplore hal-hal baru dalam diri agar dapat meningkatkan
karya yang bagus.
2. Foap https://play.google.com/store/apps/details?id=com.foap.android
Foap adalah salah satu aplikasi jual foto di HP Android dan iOS. Cukup dengan upload foto hasil jepretan dari HP atau kamera lain, maka kita akan berkesempatan mendapat uang dari foto yang terjual itu tadi.
Jadi, ketika ada yang butuh foto dan menemukan foto kamu di Foap Market, mereka akan membayar $10. Foap akan membagi dua uang hasil penjualan foto kamu tadi, jadinya $5 untuk kamu. Sedikit donk?
Tidak juga, karena yang dijual adalah lisensi penggunaan, jadi foto kamu itu, meskipun sudah dijual, tapi tetap menjadi milik kamu (hak ciptanya), sehingga satu foto bisa dijual dan dibeli berkali-kali oleh pembeli yang berbeda. Artinya, penghasilan dari Foap ini bisa terus menerus tergantung dari berapa kali ada orang yang membeli lisensi foto kamu.
Sekian informasi yang saya berikan ke kalian. 2 aplikasi diatas menurut saya adalah aplikasi yang mudah digunakan untuk jual foto karya kalian.
Jika Anda merasakan manfaat dari artikel ini, jangan lupa untuk membagikannya kepada teman-teman yang juga sedang menekuni hobi fotografinya. Dengan demikian bisa melangkah bersama menuju kesuksesan melalui hobi tersebut.
Salam dari WillProduction. Semoga Kalian Sehat Selalu dan Rezeki Lancar. Sukses Selalu.. !!